Berita Terbaru Kesehatan

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Buah Pepaya merupakan buah yang bisa dinikmati dari yang muda sampai yang matang. Dan telah diketahui oleh masyarakat luas bahwa buah pepaya merupakan buah yang paling ampuh untuk melancarkn pencernaan dan BAB, juga berbagai khasiat lainnya dalam pepaya yang begitu digemari masyarakat. Pepaya adalah jenis tanaman buah ini sangat banyak dipelihara. Pohon pepaya sering sekali kita jumpai disetiap pekarangan rumah warga di Indonesia.
Yang kita ketahui bahwa yang kaya manfaat hanya buahanya saja, akan tetapi taukah anda bahwa biji pepaya juga memiliki manfaaat yang sangat penting untuk kesehatan. Biji pepaya yang selalu dibuang saat kita ini ternyata biji pepaya memiliki manfaat yang tidak boleh dianggap sebelah mata, memiliki khasiat dan manfaat yang efektif untuk beberapa keluhan kesehatan tubuh. Sementara kebanyakan orang membuangnya, namun ada beberapa orang yang memanfaatkan biji pepaya untuk dikonsumsi karena memiliki manfaat yang unik.

Kandungan Pepaya

Biji pepaya boleh hanya dikenal dan dimanfaatkan sebagai bibit untuk budidaya. Selebihnya, biji pepaya lebih banyak dijadikan limbah buangan setelah daging buahnya diambil. Akan tetapi, berdasarkan uji klinis, ternyata biji pepaya memiliki kandungan yang baik bagi tubuh, banyak para ahli menyebutkan bahwa biji pepaya memiliki protein tinggi, sumber kalsium, magnesium dan fosfor yang baik. Selain itu juga biji pepaya memiliki kandungan alkaloid, steroid, tanin, dan juga minyak atsiri. Secara mendetil, kandungan biji tersebut berupa beberapa asal lemak tak jenuh dalam jumlah tinggi. Asam tersebut adalah oleat dan asam palmiat. Selain itu, biji pepaya juga diketahui mengandung senyaw akimia golongan fenol, terpenoid juga saponin. Senyawa ini bersifat sitoksik, anti-androgen dan berefek estrogenik. Selanjutnya, biji pepaya juga mengandung karbohidrat dalam jumlah kecil, air, dan abu. Sehingga memiliki khasiat dan manfaat dalam menjaga kehehatan hati , mengobati hepatitis , dan siriosis hati.
Berdasarkan penelitian dan percobaan yang sudah dilakukan, membuktikan bahwa konsumsi biji pepaya dengan perasan air jeruk nipis selama dua bulan telah terbukti menyembuhkan hepatitis dan sirosis hati secara efektif. Pengobatan di Negara Cina biasanya menggunakan takaran sesendok teh biji pepaya untuk dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter untuk mengobati hepatitis dan sirosis hati secara alami.
Biji pepaya mengandung nutrisi vital yang dapat membantu menyembuhkan kerusakan hati kronis (hepatitis dan siriosis).

Cara Membuat Ramuan Biji pepaya :
Salah satu metodenya adalah dengan menggiling sekitar lima biji kering dalam gilingan merica atau menghancurkan dengan lesung atau alu. Campuran dengan satu sendok makan air jeruk nipis segar atau juga madu. Lakukan secara rutin 2x sehari, selama sebulan penuh agar organ hati kembali sehat. Selain menyembuhkan hepatitis dan sirosis, biji pepaya juga mampu bertindak sebagai agen detoks bagi organ hati. Anda hanya perlu mengonsumsi beberapa butir saja secara rutin setiap harinya.
Biji pepaya memiliki rasa yang kuat, lebih seperti persilangan antara mustard dan merica hitam. .
Alternatif lain adalah dengan menumbuknya sebagai taburan salad atau bahan smoothies bersama dengan susu atau madu. Anda juga bisa menaburkan biji pepaya di atas sup, steak, atau makanan lain. Caranya keringkan biji pepaya di bawah sinar matahari, lalu goreng tanpa minyak. Setelah ditumbuk halus, maka biji pepaya siap ditaburkan sebagai pengganti merica bubuk. Anda bahkan bisa membeli biji pepaya bubuk organik yang dijual di pasar atau supermarket, dan mencampurkannya ke dalam makanan.

Efek Samping Biji Pepaya
Disarankan mengonsumsinya dalam jumlah yang tak berlebihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji pepaya tinggi kandungan lemak yang tingi, juga apabila berlebihan akan menjadi beracun karena memiliki kandungan benzyl isotiosiant di dalamnya yang akan memiliki efek beracun apabila dikonsumsi dalam dosis yang tinggi.
Juga para ahli menganjurkan wanita khususnya yang sedang dalam masa kehamilan untuk menghindari konsumsi biji pepaya meski dalam bentuk sktrak atau jus sekalipun. Hal ini terkait dengan kandungan biji pepaya berupa enzim proteolitik seperti papain, chymopapain A, chymopapain B, dan peptidase pepaya dalam biji. Bagi ibu yang sedang hamil muda, konsumsi biji pepaya kan menyebabkan keguguran dan selanjutnya berpotensi mempersulit kehamilan berikutnya sebab senyawa proteolitik ini diketahui bisa memicu kekeringan pada rahim.
Selain dilarang untuk ibu hamil bagi ibu menyusui juga sangat dilarang, karena biji pepaya memiliki zat anti parasit yang kuat dan terlalu keras untuk saluran pencernaan bayi, baiknya juga jangan diberikan untuk balita

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *